Jumat, 07 Mei 2010

AS Rahasiakan Obat Kanker dari Buah Sirsak

Jakarta - Sebuah penelitian di Purdue University membuktikan bahwa buah sirsak mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker prostat, pankreas, dan paru-paru.
Beberapa waktu belakangan di beberapa milis kesehatan dan e-mail pribadi beredar informasi tentang manfaat dan khasiat dari buah sirsak. Isi dari informasi itu cukup membuat kehebohan dan kegembiraan untuk para penderita kanker.
Karena, berdasarkan data yang dilansir, khasiat dan manfaat dari buah yang di Spanyol dikenal dengan nama graviola, atau dengan nama Inggris, soursop ini banyak disembunyikan oleh perusahaan farmasi di AS.
Ya, berdasarkan data dan hasil penelitian, soursop atau sirsak diakui sebagai pembunuh alami sel kanker yang ajaib dengan 10.000 kali lebih kuat dari pada terapi kemo. Lantas, kenapa informasi ini sampai terabaikan dan tidak tersosialisasikan kepada publik?
Ini lebih disebabkan kepada kepentingan bisnis dunia farmasi agar dana riset yang dikeluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon graviola sintetis sebagai bahan baku obat, lalu obatnya dijual ke pasar dunia.
Memprihatinkan memang mengingat banyak orang meninggal sia-sia dan mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet miliaran dolar menutup rapat-rapat rahasia keajaiban pohon graviola ini.
Beberapa peneliti di Health Sciences Institute mengakui jika buah sirsak memberikan efek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker.
Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai antibakteri, antijamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stres, dan menormalkan kembali sistem syaraf yang kurang baik.
Penelitian Health Sciences Institute diambil berdasarkan kebiasaan hidup suku Indian yang hidup di hutan Amazon. Beberapa bagian dari pohon ini seperti kulit kayu, akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian. Graviola atau sirsak diyakini mampu menyembuhkan sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan rematik.
Informasi manfaat dan khasiat sirsak tidak serta merta dapat beritahukan karena ada ketentuan undang-undang federal, di mana di dalamnya dinyatakan sumber bahan alami untuk obat dilarang atau tidak bisa dipatenkan sebelum ditemukan unsur sintetisnya.
Sejak 1976, graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium independen yang berbeda dan dilakukan di bawah pengawasan The National Cancer Institute.
Suatu studi yang dipublikasikan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung di dalam graviola, mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker usus besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo!
Penemuan yang paling mencolok dari studi Catholic University ini adalah: graviola bisa menyeleksi memilih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh atau terganggu.
Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel-sel reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh terapi kemo, sehingga timbul efek negatif rasa mual dan rambut rontok.
Studi di Purdue University membuktikan bahwa daun graviola mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker: prostat, pankreas, dan paru-paru.
Hasil riset beberapa universitas itu membuktikan jika pohon ajaib dan buahnya ini bisa:
1. Menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
2. Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
3. Energi meningkat dan penampilan fisik membaik.
4. Secara efektif memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda, di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru, dan pankreas.
5. Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan adriamycin dan terapi kemo yang biasa digunakan.
6. Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel-sel jahat dan tidak membahayakan atau membunuh sel-sel sehat.
Kisah lengkap tentang graviola, di mana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s milk, sebagai bonus terbitan Health Sciences Institute. [mor]

KANKER PAYUDARA : Apa Gejala dan Pencegahan Dininya?

BELAKANGAN penyakit kanker payudara yang tergolong sebagai penyakit yang berisiko kematian tinggi di dunia tak hanya menyerang wanita dewasa saja tapi juga menyerang kalangan remaja. Salah satunya yang sekarang sudah dinyatakan sembuh benar yakni penyanyi jazz muda, Andien. Beberapa waktu lalu ia harus menjalani operasi payudara sekaligus operasi amandel juga.

Atau juga seperti penyanyi muda luar negeri, Anastacia. Selama sebulan penuh ia juga harus menjalani terapi setelah sebelumnya menjalani operasi. Kendati demikian, dengan semangat tinggi didukung orang-orang terdekat, akhirnya Anastacia bisa kembali menjalani kariernya.

Tapi apa itu kanker payudara? Bagi semua wanita, tentu saja penyakit yang satu ini wajib untuk diketahui. Kanker payudara adalah sebuah jaringan asing, yang tumbuh di kelenjar susu yang terus membesar dan akhirnya merusak jaringan sehat di sekitarnya.

Banyak wanita yang takut penyakit kanker payudara, soalnya ini merupakan penyakit kedua paling banyak menyerang cewek setelah kanker rahim. Menjadi penyebab kematian kedua terbesar juga. Tapi banyak dari orang yang terkena tak menyadari awal mula penyakit ini, tahu-tahu baru merasakannya saat sudah parah.

Pepatah menyebutkan lebih baik mencegah daripada mengobati, memang benar. Apa saja gejala awal kanker payudara yang harus diketahui semua kalangan remaja? Berikut beberapa di antaranya;

Waspadai bila ada benjolan 'asing' di payudara. Benjolan itu tak punya batas dan tak sakit ketika disentuh. Jadi jangan karena tak merasa sakit, lalu benjolan tersebut dibiarkan tumbuh begitu saja. Ada baiknya kamu-kamu langsung memeriksakan diri ke dokter terdekat.

Bila habis mandi atau ada kesempatan, periksa bentuk payurada yang kamu miliki. Apakah bentuknya sama antara kiri dan kanan? Jika tidak sama, cari tahu kenapa, juga dengan mengunjungi ahlinya.

Kamu-kamu juga harus menjawab pertanyaan tentang akankah putting susu tertarik ke dalam? Payudara bengkak, memerah, menghitam atau mengerut? Apakah payudara kamu terasa gatal atau perih? Cara lain yang cukup ampuh yakni dengan mengangkat kedua tangan ke atas. Bila payudara tidak tertarik bersamaan, maka kamu-kamu perlu mewaspadainya.

Lalu, siapa saja yang bakal diserangnya? Tentu saja semua wanita yang sudah mengalami mestruasi mempunyai kemungkinan untuk mendapat penyakit ini. Hanya saja bagi mereka yang menjaga kesehatan badanya dan rutin memeriksakan diri ke dokter, kemungkinan ini akan minim sekali.

Namun dari data statistik, yang risiko terkena kanker lebih besar dari cewek lainnya adalah mereka yang gemar sekali makan junk food atau makanan berlemak lainnya secara berlebihan. Mereka yang kegemukan juga punya risiko tinggi.

Meski bukan penyakit turunan, akan tetapi risiko terkena kanker buat yang keluarganya punya catatan sebagai penderita kanker payudara kemungkinan juga akan menurun pada anaknya. Tentu saja kemungkinannya sangat minim sekali. Polusi yang tinggi seperti di kota besar Jakarta juga sangat berpengaruh

Tapi kanker payudara juga bisa langsung dicegah. Caranya dengan rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri (sadari) satu bulan sekali. Sadari ini dilakukan 7 hari setelah menstruasi, karena hormon yang aktif menjelang mens bisa membuat payudara penuh benjolan, sekecil apapun benjolan itu. Tapi nggak usah angsun panik karena ini belum tentu kanker. Mungkin saja tumor jinak atau kista yang berisi air.

Untuk itu mulai dari sekarang juga mulailah menerapkan gaya hidup sehar dengan banyak makan sayuran dan berolahraga.

Kalaupun sudah divonis menderita penyakit ini jangan buru-buru panik. Dokter ahli yang akan menentukan pengobatan kamu dengan penanganan berdasarkan tingkat penyakit tersebut. Namun yang terbaru obat suntik bernama Herceptin dinyatakan mampu untuk merangsang tubuh membentuk antibody melawan sel kanker.

Buah Sirsak, Pembunuh Kanker (Terjemahan Bebas)

Pohonnya rendah, di Brazil dinamai “Graviola”, di Spanyol “Guanabana” bahasa Inggrisnya “Soursop”. Di Indonesia, ya buah Sirsak.Buahnya agak besar, kulitnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau dibuat jus.
Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat,dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker.Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri,anti jamur(fungi) ,effektive melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistim syaraf yang kurang baik. Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Sciences Institute bagi orang2 Amerika adalah Institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini.Fakta yang mencengangkan adalah: Jauh dipedalaman hutan Amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan h id up. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan datang.

Buah Sirsak, Pembunuh Kanker

[sumber: Jakartapress.com]
Jumat, 09/10/2009 | 15:01 WIB
Buah Sirsak, Pembunuh Kanker

Buah Sirsak, buah dari pohon Graviola adalah pembunuh alami sel kanker yang ajaib dengan 10.000 kali lebih kuat dari pada terapi kemo.

Tapi kenapa kita tidak tahu?
Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini serapat-rapatnya, mereka ingin agar dana riset yang dikeluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya djual kepasar Dunia.

Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia-sia, mengenaskan, karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat-rapat rahasia keajaiban pohon Graviola ini.

Pohonnya rendah, di Brazil dinamai "Graviola", di Spanyol "Guanabana" bahasa Inggrisnya "Soursop". Di Indonesia, ya buah Sirsak. Buahnya agak besar, kulitnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau dibuat jus.

Khasiat dari buah sirsak ini memberikan efek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker. Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur (fungi), effektive melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistim syaraf yang kurang baik.

Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Sciences Institute bagi orang Amerika adalah Institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini. Fakta yang mencengangkan adalah: Jauh di pedalaman hutan Amazon, tumbuh "pohon ajaib", yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa yang akan datang.

Riset membuktikan "pohon ajaib" dan buahnya ini bisa :
- Menyerang sel kanker dengan aman dan effektive secara alami, TANPA rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
- Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
- Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.
- Energi meningkat dan penampilan phisik membaik.
Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika.Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya.Hasil Test dari ekstrak (sari) buah ini adalah :
- Secara effektive memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 type kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas.
- Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo yang biasa digunakan!
- Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selective hanya memburu dan membunuh sel jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel2 sehat!
Riset telah dilakukan secara ekstensive pada pohon "ajaib" ini,selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa-apa mengenai hal ini? Jawabnya adalah : Begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan!

Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini.Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : kulit kayu,akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan rematik. Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan Dana dan Sumber Daya Manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker!

Tapi kisah Graviola hampir berakhir disini. Kenapa?
Dibawah Undang-Undang Federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG / TIDAK BISA dipatenkan.

Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/kloning dari Graviola ini agar bisa dipatentkan sehingga dana yang dikeluarkan untuk Riset dan Aneka Test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar. Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa di-kloning. Perusahaan gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk riset dan aneka test.

Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan besar ber-angsur2 memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.
Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari Team Riset t id ak tega melihat kekejaman ini terjadi.Dengan mengorbankan karirnya,dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan2 alami dari hutan Amazon untuk pembuatan obat.

Ketika para pakar riset dari Health Sciences Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang effektive.

The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan t id ak dipublikasikan.

Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.

Suatu studi yang dipublikasikan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung d id alam Graviola,mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo!

Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah: Graviola bisa menyeleksi memillih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat t id ak tersentuh/terganggu . Graviola t id ak seperti terapi kemo yang t id ak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh Terapi Kemo, sehingga timbul effek negative: rasa mual dan rambut rontok.

Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara effektive, terutama sel kanker: Prostat, Pankreas, dan Paru2.

Setelah selama kurang lebih 7 tahun t id ak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari lembaga-lembaga tersebut diatas.

Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budi dayakan dan dipanen oleh orang-orang pribumi Brazil , kini bisa diperoleh di Amerika.

Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother's milk, sebagai free special bonus terbitan Health Sciences Institute.

Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis2 kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun.Sebar luaskan kabar baik ini kepada keluarga, saudara, sahabat,dan teman yang anda kasihi. (*) __________________

Buah Sirsak Pembunuh Sel Kanker

Orang Inggris menamainyaSoursop, buah dari pohon Graviola, yang kita menyebutnya Sirsak, adalah bahan alami pembunuh sel kanker yang ajaib dengan 10.000 kali lebih kuat dari pada terapi kemo.Tapi kenapa kita tidak mengetahui?
Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini se-rapat2nya, mereka ingin agar dana besar riset yang dikeluarkan selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus keuntungan berlimpah, dengan cara membuat pohon Graviola Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya djual kepasar Dunia.

Memprihatinkan sekali banyak orang meninggal dengan mengenaskan karena keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan omzet milyaran dollar menutup rapat2 rahasia keajaiban pohon Graviola ini.

Pohonnya rendah, di Brazil dinamai “Graviola”, di Spanyol “Guanabana” bahasa Inggrisnya “Soursop”. Di Indonesia, ya buah Sirsak, buahnya agak besar, kulitnya berduri lunak, daging buah berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara membuka kulitnya atau dibuat jus.


Khasiat sirsak adalah memberikan effek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan secara medis terbukti menyembuhkan segala jenis kanker.
Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai anti bakteri, anti jamur fungi) ,effektive melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stress, dan menormalkan kembali sistim syaraf yang kurang baik.
Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Sciences Institute bagi orang2 Amerika adalah Institute ini membuka tabir rahasia buah ajaib ini.
Fakta yang mencengangkan adalah: Jauh dipedalaman hutan Amazon, tumbuh “pohon ajaib”, yang akan merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. Tidak ada yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan datang.


Riset membuktikan “pohon ajaib” dan buahnya ini bisa :
? Menyerang sel kanker dengan aman dan effektive secara alami, TANPA rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo.
? Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.
? Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses perawatan / penyembuhan.
? Energi meningkat dan penampilan phisik membaik.

Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik obat terbesar di Amerika. Buah Graviola di-test di lebih dari 20 Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai beberapa tahun berikutnya.
Hasil Test dari ekstrak (sari) buah ini adalah :
? Secara effektive memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 type kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas.
? Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo yang biasa digunakan!
? Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selective hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/membunuh sel2 sehat!

Riset telah dilakukan secara ekstensive pada pohon “ajaib” ini, selama bertahun-tahun tapi kenapa kita tidak tahu apa2 mengenai hal ini? Jawabnya adalah : Begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan!



Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang tumbuh dihutan Amazon ini.Ternyata beberapa bagian dari pohon ini : kulit kayu,akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad menjadi obat bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk menyembuhkan: sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan rematik.
Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan Dana dan Sumber Daya Manusia yang sangat besar guna melakukan riset dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker!

Tetapi… kisah Graviola hampir berakhir disini. Kenapa?

Dibawah Undang2 Federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG/TIDAK BISA DI-PATENT-KAN.

Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/kloning dari Graviola ini agar bisa dipatentkan sehingga dana yang dikeluarkan untuk Riset dan Aneka Test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar.Tapi usaha ini tidak berhasil. Graviola tidak bisa di-kloning.Perusahaan gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk Riset dan Aneka Test.

Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan besar ber-angsur2 memudar, kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil riset ini.

Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari Team Riset tidak tega melihat kekejaman ini terjadi. Dengan mengorbankan karirnya, dia menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan2 alami dari hutan Amazon untuk pembuatan obat.

Ketika para pakar riset dari Health Sciences Institute mendengar berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel kanker yang effektive.
The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker. Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak dipublikasikan.

Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium Independence yang berbeda.

Suatu studi yang dipublikasikan oleh the Journal of Natural Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur kimia yang terkandung didalam Graviola, mampu memilih, membedakan dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo!
Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini adalah: Graviola bisa menyeleksi memillih dan membunuh hanya sel jahat kanker, sedangkan sel yang sehat tidak tersentuh/terganggu. Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan rambut) dibunuh habis oleh Terapi Kemo, sehingga timbul effek negative: rasa mual dan rambut rontok.

Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola mampu membunuh sel kanker secara effektive, terutama sel kanker: Prostat, Pankreas, dan Paru2.



Setelah selama kurang lebih 7 tahun tidak ada berita mengenai Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui informasi dari Lembaga2 tsb.diatas.

Pasokan terbatas ekstrak Graviola yang di budidayakan dan dipanen oleh orang2 pribumi Brazil , kini bisa diperoleh di Amerika.



Kisah lengkap tentang Graviola, dimana memperolehnya, dan bagaimana cara memanfaatkannya, dapat dijumpai dalam Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mother’s milk, sebagai free special bonus terbitan Health Sciences Institute.

Sekarang anda tahu manfaat buah sirsak yang luar biasa ini. Rasanya manis2 kecut menyegarkan. Buah alami 100% tanpa efek samping apapun.
Sebar luaskan kabar baik ini kepada keluarga, saudara, sahabat,dan teman yang anda kasihi.


So, since you know it now you can help a friend in need by letting him know or just drink some sour sop juice yourself as prevention from time to time. The taste is not bad after all. It's completely natural and definitely has no s id e effects. If you have the space, plant one in your garden.
The other parts of the tree are also useful.
The next time you have a fruit juice, ask for a sour sop.

MANFAAT BUAH SIRSAK untuk KANKER

Soursop, buah dari pohon Graviola adalah pembunuh alami sel kanker  yang ajaib dengan 10.000 kali lebih kuat dari pada terapi kemo. Tapi kenapa kita tidak tahu ?
Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset
mengenai hal ini se-rapat2nya, mereka ingin agar dana riset yang
dikeluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih
dulu plus keuntungan berlimpah  dengan cara membuat pohon Graviola
Sintetis sebagai bahan baku obat dan obatnya djual kepasar Dunia.
Memprihatinkan, beberapa orang meninggal sia2, mengenaskan, karena
keganasan kanker, sedangkan perusahaan raksasa, pembuat obat dengan
omzet milyaran dollar menutup rapat2 rahasia keajaiban pohon
Graviola ini.
Pohonnya rendah, di Brazil dinamai Graviola, di Spanyol Guanabana, bahasa Inggrisnya Soursop. Di Indonesia, ya buah Sirsak.Buahnya agak besar, kulitnya berduri lunak, daging buah
berwarna putih, rasanya manis2 kecut/asam, dimakan dengan cara
membuka kulitnya atau dibuat jus.
Khasiat dari buah sirsak ini memberikan effek anti tumor/kanker yang
sangat kuat,dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis
kanker.Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi
sebagai anti bakteri,anti jamur(fungi) ,effektive melawan berbagai
jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi,
stress, dan menormalkan kembali sistim syaraf yang kurang baik.
Salah satu contoh betapa pentingnya keberadaan Health Sciences
Institute bagi orang2 Amerika adalah Institute ini membuka tabir
rahasia buah ajaib ini. Fakta yang mencengangkan adalah: Jauh
dipedalaman hutan Amazon, tumbuh pohon ajaib, yang akan
merubah cara berpikir anda, dokter anda, dan dunia mengenai proses
penyembuhan kanker dan harapan untuk bertahan hidup. T idak ada
yang bisa menjanjikan lebih dari hal ini, untuk masa2 yang akan
datang.
Riset membuktikan  pohon ajaib dan buahnya ini bisa :
Menyerang sel kanker dengan aman dan effektive secara alami,
TANPA rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang
terjadi pada terapi kemo.
Melindungi sistim kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi
yang mematikan.
Pasien merasakan lebih kuat, lebih sehat selama proses
perawatan / penyembuhan.
Energi meningkat dan penampilan phisik membaik.
Sumber berita sangat mengejutkan ini berasal dari salah satu pabrik
obat terbesar di Amerika.Buah Graviola di-test di lebih dari 20
Laboratorium, sejak tahun 1970-an sampai  beberapa tahun
berikutnya.Hasil Test dari ekstrak (sari) buah ini adalah :
Secara effektive memilih target dan membunuh sel jahat dari
12 type kanker yang berbeda, diantaranya kanker : Usus Besar, Payu
Dara, Prostat, Paru2, dan Pankreas.
Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat
pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamycin dan  Terapi
Kemo yang biasa digunakan!
T idak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selective
hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/
membunuh sel2 sehat!
Riset telah dilakukan secara ekstensive pada pohon ajaib
ini,selama bertahun-tahun  tapi kenapa kita tidak tahu apa-apa
mengenai hal ini? Jawabnya adalah : Begitu mudah kesehatan kita, kehidupan kita, dikendalikan oleh yang memiliki uang dan kekuasaan!
Salah satu perusahaan obat terbesar di Amerika dengan omzet
milyaran dollar melakukan riset luar biasa pada pohon Graviola yang
tumbuh dihutan Amazon ini.Ternyata beberapa bagian dari pohon ini :
kulit kayu,akar, daun, daging buah dan bijinya, selama berabad-abad
menjadi obat bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk
menyembuhkan : sakit jantung, asma, masalah liver (hati) dan
rematik. Dengan bukti2 ilmiah yang minim, perusahaan mengucurkan
Dana dan Sumber Daya Manusia yang sangat besar guna melakukan riset
dan aneka test. Hasilnya sangat mencengangkan. Graviola secara
ilmiah terbukti sebagai mesin pembunuh sel kanker!
Tapi kisah Graviola hampir berakhir disini.Kenapa?
Dibawah Undang2 Federal, sumber bahan alami untuk obat DILARANG /
TIDAK BISA dipatentkan.
Perusahaan menghadapi masalah besar, berusaha sekuat tenaga dengan
biaya sangat besar untuk membuat sinthesa/kloning dari Graviola ini
agar bisa dipatentkan sehingga dana yang dikeluarkan untuk Riset dan
Aneka Test bisa kembali, dan bahkan meraup keuntungan besar.Tapi
usaha ini tidak berhasil. Graviola t id ak bisa di-kloning.Perusaha
an gigit jari setelah mengeluarkan dana milyaran dollar untuk Riset
dan Aneka Test.
Ketika mimpi untuk mendapatkan keuntungan besar ber-angsur2 memudar,
kegiatan riset dan test juga berhenti. Lebih parah lagi, perusahaan
menutup proyek ini dan memutuskan untuk TIDAK mempublikasikan hasil
riset ini.
Beruntunglah, ada salah seorang Ilmuwan dari Team Riset tidak tega
melihat kekejaman ini terjadi.Dengan mengorbankan karirnya, dia
menghubungi sebuah perusahaan yang biasa mengumpulkan bahan-bahan alami
dari hutan Amazon untuk pembuatan obat.
Ketika para pakar riset dari Health Sciences Institute mendengar
berita keajaiban Graviola, mereka mulai melakukan riset. Hasilnya
sangat mengejutkan. Graviola terbukti sebagai pohon pembunuh sel
kanker yang effektive.
The National Cancer Institute mulai melakukan riset ilmiah yang
pertama pada tahun 1976. Hasilnya membuktikan bahwa daun dan batang
kayu Graviola mampu menyerang dan menghancurkan sel2 jahat kanker.
Sayangnya hasil ini hanya untuk keperluan intern dan tidak dipublikasikan.
Sejak 1976, Graviola telah terbukti sebagai pembunuh sel kanker yang
luar biasa pada uji coba yang dilakukan oleh 20 Laboratorium
Independence yang berbeda.
Suatu studi yang dipublikasikan oleh the Journal of Natural
Products menyatakan bahwa studi yang dilakukan oleh Catholic
University di Korea Selatan, menyebutkan bahwa salah satu unsur
kimia yang terkandung d id alam Graviola,mampu memilih, membedakan
dan membunuh sel kanker Usus Besar dengan 10.000 kali lebih kuat
dibandingkan dengan Adriamycin dan Terapi Kemo!
Penemuan yang paling mencolok dari study Catholic University ini
adalah: Graviola bisa menyeleksi memillih dan membunuh hanya sel
jahat kanker, sedangkan sel yang sehat t id ak tersentuh/terganggu .
Graviola tidak seperti terapi kemo yang tidak bisa membedakan
sel kanker dan sel sehat, maka sel2 reproduksi (seperti lambung dan
rambut) dibunuh habis oleh Terapi Kemo, sehingga timbul efek
negative: rasa mual dan rambut rontok.
Sebuah studi di Purdue University membuktikan bahwa daun Graviola
mampu membunuh sel kanker secara effektive, terutama sel kanker:
Prostat, Pankreas, dan Paru-paru.
Setelah selama kurang lebih 7 tahun tiak ada berita mengenai
Graviola, akhirnya berita keajaiban ini pecah juga, melalui
informasi dari Lembaga-lembaga  tersebut diatas.
Bookmark and Share

Obat Kanker, Buah Sirsak


Sirsak, bisa jadi Obat kanker alami
Sirsak, bisa jadi Obat kanker alami
SEBUAH penelitian di Purdue University membuktikan, buah sirsak (Anona muricata Linn) mampu membunuh sel kanker secara efektif, terutama sel kanker prostat, pankreas, dan paru-paru. Bahkan, beberapa peneliti di Health Sciences Institute mengakui jika buah sirsak memberikan efek anti tumor/kanker yang sangat kuat, dan terbukti secara medis menyembuhkan segala jenis kanker.
Selain menyembuhkan kanker, buah sirsak juga berfungsi sebagai antibakteri, antijamur (fungi), efektif melawan berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, depresi, stres, dan menormalkan kembali sistem syaraf yang kurang baik.
Hasil riset beberapa universitas itu membuktikan manfaat sekaligus kelebihan buah sirsak, antara lain bisa menyerang sel kanker dengan aman dan efektif secara alami (tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok, seperti yang terjadi pada terapi kemo), melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan.(d/int/uli)